Print Shortlink

Surat Terbuka Untukmu Calon Imamku

Assalamualaikum calon imamku, bagaimana kabarmu? Aku berdoa semoga kau senantiasa berada dalam penjagaan-Nya. Disela kesibukanmu mempersiapkan masa depan kuharap kau tak lupa makan dan sembahyang.

Sesungguhnya saya tidak sabar menginginkan selekasnya ada di sampingmu, mempersiapkan makan atau mengikutimu sembahyang. Tetapi, bila saat belum juga mengijinkan, saya cuma dapat berdoa sambil melakukan perbaikan diri, supaya kelak pertemuan kita jadi peristiwa paling bahagia.

1. Yaitu Anda, Yang Masih tetap Jadi Misteri, Tetapi Membuatku Merindu 1/2 Mati

Sosokmu memanglah masih tetap jadi teka-teki sang Ilahi, namun hati ini telah merindumu 1/2 mati. Saya menyebutkan hal begini bukanlah bermakna saya wanita yang ngebet menginginkan selekasnya dinikahi. Bukanlah. Jadi seseorang remaja umum yang tidak luput dari goda, seringkali terbesit keinginan memadu cinta lewat jalan pacaran. Lihat rekan-rekan yang dibanjiri kasih sayang oleh pacar membuatku mengharapkan supaya kita selekasnya di pertemukan.

Cuma saja bila mengingat islam tidak membetulkan pacaran saya pilih berdiam, memantaskan diri sampai kau datang. Saya menginginkan berupaya melindungi hati dari kasih sayang lelaki yang belum juga sah jadi suami. Saya sadar suatu hal yang indah serta halal memanglah mustahil dicapai oleh langkah instan, karenanya saya juga akan bersabar hingga saat yang sudah di tetapkan.

Taarufan bukanlah bermakna pacaran Bila satu waktu Tuhan mempertemukan kita lebih awal sebelumnya saat yang kita rencanakan ku berharap kita tidak dipengaruhi godaan setan. Alih-alih pacaran, saya lebih sukai kita tetaplah jadi rekan. Sama-sama sembunyikan perasaan serta memperjuangkan cinta kita lewat keinginan yang setiap sepertiga malam kita lantunkan.

Bila kau penasaran serta menginginkan menilaiku lebih dalam, kau dapat cari info pada sebagian orang, kerabat atau rekan ku sangka dapat pula kau andalkan. Atau bila kau malu ajukan pertanyaan, stalking akun media sosial dapat ku merekomendasikan.

” karna ta’aruf bukanlah bermakna mesti pacaran. ”

2. Saya memanglah jauh dari kata cantik serta seksi, namun saya tahu langkah menjaga diri.

Bila kelak kita berjumpa, mungkin saja juga akan kau temui wanita yang begitu umum serta simpel dariku. Kulit sawo masak, sedikit jerawat yang bermunculan, atau badanku yang mungil tidak sangat panjang. Namun walau jauh dari kata cantik serta seksi bukanlah bermakna saya tidak dapat menjaga diri. Jujur saja saya tengah berupaya memakai perawatan alami untuk memperoleh kulit yang sehat walau akhirnya tidak secepat kilat. Terkecuali irit, perawatan type ini jauh dari ketergantungan obat.

Kecantikan yang lahir karna obat sudah pasti mempunyai karena. Sempat mendengar masalah kematian ibu serta bayi yang dikandungnya karna pemakaian cream pemutih muka yang bermerkuri? Sekilas kosmetik jenis ini memanglah memberi hasil yang menjanjikan. Kulit yang awal mulanya gelap serta kusam dapat di sulap jadi putih serta glowing cuma dalam hitungan hari. Namun siapa kira bila sesungguhnya itu beresiko untuk kesehatan. Ku percaya bukanlah sesuai sama itu type wanita yang kau mencari. Yang ikhlas menukar kesehatan untuk kecantikan.

” Bagaimana juga akan melindungi keluarga bila sendiri tidak dijaga. ”

Memanglah tidak semuanya wanita yang berkulit putih punya potensi memakai cream muka yang bermerkuri. Namun yakinlah wanita yang berkulit sawo masak terang lebih sehat. Satu study menerangkan kalau kulit gelap punyai kandungan melanin yang lebih tinggi, hal semacam ini begitu berguna membuat perlindungan kulit dari serangan kanker jahat.

3. Walau Tidak Bergelar Sarjana, Bekerja Di Umur Muda Memaksaku Jadi Pribadi Yang Dewasa

Pendidikan tinggi memanglah menjanjikan kwalitas hidup yang tambah baik untuk masa depan. Diluar itu orang yang berpendidikan tinggi juga dinilai lebih gampang memperoleh pekerjaan. Sekurang-kurangnya nantinya dapat jadi bekal untuk menolong suami mencari rezeki. Namun sayangnya tidak semuanya wanita dapat mujur meneruskan pendidikan sampai menyandang titel sarjana.

Baca Juga : Contoh Surat Pribadi

Akulah satu diantaranya. Alih-alih kuliah, bergulat dengan pekerjaan atau bergaul dengan skripsi saya jadi repot mencari rezeki. Namun dari situ saya dapat belajar mandiri diusia awal. Daripada merutuki kehendak Tuhan, ku menjadikan semuanya pelajaran.

” Mengarungi kehidupan yang umumnya ditempuh oleh beberapa orang berumur masak sudah pasti juga akan mengajarkan beberapa hal mengenai kedewasaan. ”

Pahit getir dunia kerja membuatku pintar menghormati saat, uang serta tenaga. Beberapa masalah yang menuntut untuk dikerjakan, juga sikap beberapa rekanan yang terkadang menyebalkan dapat menjadikanku pribadi yg tidak gegabah serta sabar.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.